Selasa, 30 November 2021
25.6 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaWagub Emil: Kokohkan Persatuan Untuk Hindari Apatisme

    Wagub Emil: Kokohkan Persatuan Untuk Hindari Apatisme

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak berharap kepada para generasi muda untuk terus mengkokohkan persatuan dan kesatuan bangsa. Hal itu diharapkan untuk menghindari sikap apatisme di antara sesama.

    “Kemerdekaan Indonesia ini berakar pada keberanian pemuda untuk bisa melawan arus. Di masa kolonialisme, para pemuda berani membahas kebangsaan Indonesia. Dan peran inilah yang kini diemban oleh mahasiswa selaku generasi pemuda,” ungkap Wagub Emil dalam forum diskusi bersama BEM Universitas se-Jawa Timur di BICOPI Surabaya pada Kamis (28/10).

    Tak hanya itu, semangat Sumpah Pemuda juga diharapkan bisa memberikan dorongan semangat kepada seluruh mahasiswa di Bumi Majapahit.

    Pasalnya, peran aktif para pemuda dianggap bisa menyatukan bangsa dan negara.

    “Pergerakan melawan arus yang terjadi di sepanjang sejarah Indonesia ini menunjukkan bahwa mahasiswa terbukti berhasil membuat perubahan,” ungkapnya.

    Baca juga :  Stock Darah dan Plasma Konvalesen PMI Jatim Untuk RS Mencukupi

    Emil mengatakan, mahasiswa selaku pemuda dapat menjadi agen perubahan bangsa. Kondisi tersebut bercermin dari peristiwa-peristiwa sejarah dimana mahasiswa menjadi penggerak dan pelopor utamanya.

    “Tetapi perlu diingat, bahwa energi ini tidak selalu untuk melawan rezim. Yang harus digarisbawahi adalah, bagaimana pemuda bisa membuat perubahan bagi bangsa dan negara,” lanjutnya.

    Emil mengatakan, dengan mencontoh perjuangan pemuda Indonesia di masa perjuangan Kemerdekaan, mahasiswa selaku pemuda masa kini harus berani melawan arus-arus yang salah.

    “Konteksnya hari ini, bagaimana mahasiswa bisa menjadi pemuda yang melawan arus. Apabila arusnya salah, generasi muda harus berani melawan,” ucapnya.

    Emil menjelaskan, langkah awal yang dapat dilakukan oleh mahasiswa salah satunya adalah mengedukasi publik tentang bagaimana melakukan pilihan politik yang baik.

    Baca juga :  Ribuan Buruh Desak Gubernur Jatim Jalankan Putusan Mahkamah Konstitusi

    Ini, Emil melanjutkan, dapat menjadi upaya untuk menghindarkan masyarakat dari hoaks yang rentan beredar dan memecah persatuan, serta kecenderungan terhadap radikalisasi dan sikap apatisme.

    Menurutnya, pentingnya edukasi terhadap masyarakat inilah yang kemudian dianggap bisa menjadi kurikulum juga oleh program Merdeka Belajar dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

    “Mahasiswa bisa melakukan pembelajaran di luar kampus dengan melakukan penyuluhan terhadap masyarakat terkait hoaks dan ekstremisme,” ujarnya.

    Salah satu pendekatan yang bisa dilakukan pemuda, menurutnya, adalah dengan menjelaskan soal keberagaman dan perbedaan terhadap masyaralat. Ditekankan oleh pihaknya, inilah yang juga menjadi spirit dari Hari Sumpah Pemuda.

    “Ekstremisme dan hoaks muncul karena kita tidak bisa menerima perbedaan. Ini nantinya akan memecahbelah persatuan Indonesia, dan juga memicu munculnya apatisme,” ungkap Wagub Jatim itu.

    Baca juga :  Cegah Korupsi di Sektor Usaha, Wagub Emil Ajak Pelaku Usaha Berani Bersuara

    Mantan Bupati Trenggalek ini menekankan, Indonesia adalah negara demokrasi yang budayanya beragam. Oleh karenanya, persatuan dan pengetahuan politik menjadi dua hal penting untuk menghindarkan masyarakat, terutama pemuda, dari apatisme.

    “Ada banyak misinformasi yang menimbulkan apatisme masyarakat. Kami dari Pemprov Jatim berharap, mahasiswa di Jatim dapat berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat,” imbaunya.

    Di akhir sambutannya, Wagub Emil mengapresiasi persatuan pemuda Jatim yang eksistensinya semakin kokoh. Ia optimis golongan mahasiswa dapat bersatu padu dalam membangun Indonesia yang lebih baik.

    “Menjelang satu abad Sumpah Pemuda, eksistensi pemuda di Indonesia kini semakin kokoh. Semoga semangat Hari Sumpah Pemuda, satu bangsa satu bahasa, dapat mendorong pemuda Jatim untuk bersatu menjadi bangsa Indonesia,” puji Emil. (*)

    Reporter : Teguh Safrianto
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan