Kamis, 11 Agustus 2022
27 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaKetua PMI Jatim H. Imam Utomo S, Permintaan Plasma Konvalesen Nol Persen

    Ketua PMI Jatim H. Imam Utomo S, Permintaan Plasma Konvalesen Nol Persen

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Ketua PMI Provinsi Jawa Timur H. Imam Utomo S mengikuti Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PMI tahun 2021. Mukernas dilakukan bersamaan dengan Puncak Peringatan HUT PMI ke 76, Sabtu (19/9/2021).

    Mukernas PMI tahun 2021 dibuka secara resmi oleh Ketua Umum PMI Pusat HM. Jusuf Kalla, dengan melibatkan 34 PMI Provinsi se Indonesia. Mukernas dilakakukan secara daring.

    Dalam kesempatan tersebut Ketua PMI Jawa Timur H. Imam Utomo S didampingi Wakil Ketua H. Soebagyo, SW, Sekretaris Edi Purwinarto, Ketua bidang pelayanan kesehatan dr. Harsono, Ketua bidang penanggulangan bencana Edy Indrayana, Kepala Markas Dwi Suyanto (Wakil Sekretaris) dan Anggota Dewan Kehormatan M Yamin Akhmat.

    Pada sidang pleno pertama yang dipimpin Wakil Ketua Umun Ginanjar Kartasasmita dan Sekjen Soedirman Said, diisi dengan laporan masing masing PMI Provinsi. Ini untuk mendapatkan masukan di daerah daerah, termasuk diantaranya evaluasi program kerja dan program PMI Provinsi kedepan.

    Ketua PMI Jawa Timur H Imam Utomo S dalam kesempatan Mukernas tersebut melaporkan tiga hal penting diantaranya penyediaan plasma konvalesen, rencana vaksinasi oleh PMI Pusat dan issu bencana alam yang mengarah pada tsunami di Pacitan, Jawa Timur.

    Soal plasma konvalesen dijelaskan oleh Imam Utomo, mantan Gubernur Jawa Timut dua periode itu, bahwa stok plasma di Jawa Timur sangat banyak. Saat ini plasmanya disimpan di tempat PMI Kabupaten/kota masing masing. Sedangkan permintaaan plasma sudah dalam pisisi nol.

    Menyinggung rencana vaksinasi oleh PMI pusat, dilaporkan bahwa rencana tersebut sudah dikoordinasikan dengan Dinkes kabupaten/kota.

    PMI kab/kota juga sudah mendapat arahan dari Dinkes kab/kota. PMI Provinsi Jawa Timur tinggal menunggu datangnya vaksinasi. Sementara masyarakat Jawa Timur yang sudah menerima vaksinasin mencapai 40 persen.

    Hal ketiga yang perlu disikapi yakni menyangkut ekpose BMKG tentang issu terjadinya bencana alam yang mengarah pada gelombang tsunami di Pacitan. Oleh sebab itu Ketua PMI Jawa Timur Imam Utomo meminta agar PMI Pusat segera mengisi gudang yang ada di Gresik. Beberapa yang diperlukan sebagai persiapan diantaranya baby kit, family kiy, kitchen set maupun matras.

    Jika benar ekpose BMKG gelombang tsunami mencapai ketinggian 29 meter maka kabupaten Pacitan bakal tenggelam dan dampaknya sampai kabupaten/kota Blitar dan sekitarnya

    Meski begitu kata Imam Utomo, PMI Jawa Timur telah melakukan langkah antisipatif dengan
    mengecek jalur evakuasi dan menyiapkan peralatan yang diperlukan. (*)

    Reporter : Amin Istighfarin

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan