Minggu, 17 Oktober 2021
26 C
Surabaya
More
    Jawa TimurMagetanWakil Ketua Komisi A Pertanyakan Alasan Bupati Tidak Segera Keluarkan Izin Sekolah...
    Magetan PPKM Level 2

    Wakil Ketua Komisi A Pertanyakan Alasan Bupati Tidak Segera Keluarkan Izin Sekolah Lakukan PTM Terbatas

    MAGETAN (WartaTransparansi.com) – Wakil Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Magetan Joko Suyono S.Sosmendorong agar sekolah yang berada di wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level satu hingga tiga untuk melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.Seperti saat ini Magetan sudah masuk PPKM Level 2 namun Bupati belum mengeluarkan ijin Sekolah melakukan PTM

    “Sekolah PTM harus segera dibuka, Magetan saat berada di wilayah PPKM Level 2,” ujar Joko Suyono Jumat (17/09/2021).

    Sedangkan dulu saja saat level 3 Magetan sudah pernah menggelar pembelajaran Tatap muka terbatas yang maksimal 50 persen dari kapasitas.

    Sejak Level 3 kemarin kami dari Komisi A sudah sampaikan kepada Bupati dan Kepala Dinas Pendidikan apalagi sekarang sudah masuk level 2.” Jangan Menunda nunda menggelar PTM terbatas,” ungkap Joko.

    Baca juga :  Penuhi Kecukupan Air Petani Bidang SDA Dinas PUPR Magetan Bangun Sumur Pompa Dalam

    Komisi A mendorong sekolah dapat mengukur kesiapannya dalam melakukan PTM terbatas.Karena hampir mayoritas anak anak dan juga orang tua wali murid menunggu nunggu untuk bisa melakukan pembelajaran tatap muka.Dijelaskan anak anak kita bukan hanya pendidikan formal yang didapatkan namun juga perlu mendapatkan pendidikan akhlak dan norma norma yang dilakukan di sekolah.

    Kita belum tahu alasannya kenapa Dinas Pendidikan dan Bupati menunda nunda untuk segera menggelar PTM.Harusnya ketika sudah masuk level 2 langsung melakukan action dengan menegeluarkan regulasi PTM seperti aturan kegiatan pada PPKM Level 2. Dengan syarat kegiatan dengan tetap mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan yang ketat. (Rud)

    Reporter : Rudy
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan