Minggu, 19 September 2021
25 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaGubernur Khofifah Minta Bupati/Wali Kota Segera Cairkan Dana Insentif Nakes

    Gubernur Khofifah Minta Bupati/Wali Kota Segera Cairkan Dana Insentif Nakes

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Gubernur Khofifah Indar Parwansa, meminta kepada Bupati/Wali Kota di Jawa Timur segera mengeluarkan dana insentif untuk tenaga kesehatan (Nakes).

    “Tolong kepada Bupati dan Wali Kota di Jatim untuk diprioritaskan dana insentif untuk Nakes, karena saya saat rapat dengan menteri dalam negeri diingatkan agar dana insentif nakes segera dikeluarkan,” ujar Khofifah saat rapat koordinasi dengan Bupati di Madura Raya, Wali Kota Surabaya, Bupati Sidoarjo dan Gresik, serta Kapolres dan Dandim melalui zoom meeting dari Gedung Negara Grahadi, Kamis (29/7/2021).

    Dikatakan, apabila kabupaten/kota di Jatim yang sudah menganggarkan agar segera dibagikan ke nakes, dan kemudian tolong kalau sudah direalisasi bisa diunggah siaran beritanya ke media nasional dan lokal yang ada di daerahnya masing-masing.

    Baca juga :  97,37% Kabupaten/Kota di Jatim Masuk Zona Kuning

    “Jadi beberapa hari insentif nakes ini menjadi kegelisahan. Maka itu kami harap segera direspon secepatnya oleh Bupati/walikota di Jatim,” katanya saat melakukan rapat yang juga dihadiri Kapolda, Pangdam V Brawijaya, dan Kejati Jatim.

    Gubernur Khofifah juga menyampaikan kepada Bupati/Wali Kota terkait ketersediaan oksigen apakah masih cukup. Kemudian juga alat Perlindungan Diri (APD) buat nakes juga di cek ketersediannya.

    “Tolong juga aspek seperti oksigen dan APD juga diantisipasi ketersediannya, begitu juga untuk vaksin yang kurang segera didorong untuk percepatan vaksinnya dengan menggandeng beberapa instasi swasta dan elemen masyarakat lainnya,” ujarnya.

    Untuk perkembangan percepatan vaksin di pemerintah Provinsi Jatim, saat ini juga sudah bekerja sama dengan Unair, ITS, dan Unesa di Surabaya, di Malang dengan Universitas Brawijaya, Unisma, dan Universitas Muhammadiyah Malang.

    Baca juga :  Pemkot Pastikan Semua MBR Surabaya Sudah Dapat Bantuan Kemensos

    “Kalau vaksin di dalam kampus maka yang dilibatkan Nakes dari Kampus, BEM, tempatnya di dalam kampus. Jadi elemen-elemen yang bisa disinergitaskan untuk tetap dioptimalkan, karena ini bisa mempercepat proses vaksinasi di Jatim,” tandasnya. **

    Reporter :
    Penulis :
    Editor : Wetly
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan