Sabtu, 31 Juli 2021
34 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaAyo Bangkit Bersama Memutus Penyebaran Covid

    Ayo Bangkit Bersama Memutus Penyebaran Covid

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Dukungan serta perhatian dari berbagai lapisan masyarakat dalam membantu mengatasi lonjakan kasus Covid-19 di Surabaya, mulai berdatangan. Terbaru, pemkot melalui program Surabaya Memanggil menerima bantuan uang tunai, senilai Rp 100 juta, dari Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Jatim.

    Bantuan tersebut, langsung diterima oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahayadi di Halaman Balai Kota Surabaya, Jumat (2/7/2021).

    Eri menyebut, dalam kondisi saat ini dibutuhkan kerja sama dengan seluruh lapisan masyarakat untuk bangkit bersama memutus penyebaran Covid-19 di Surabaya.

    “Baik bantuan tenaga atau membantu menggunakan rezekinya untuk penanganan wabah dunia itu. Saya semakin yakin untuk terus bergerak bersama dengan panjenengan semua, matur nuwun sekali,” katanya.

    Baca juga :  Terima Bantuan Oksigen dan Peti Jenazah, Eri Klaim Angka Kematian Menurun

    Dia menjelaskan, bantuan yang diterima dari BMPD itu menjadi salah satu kekuatan baru pemkot untuk semakin bangkit dan percaya bahwa persoalan pandemi dapat terselesaikan. Oleh sebab itu, ia terus mengajak seluruh masyarakat untuk bergandengan tangan, bergotong–royong mengatasi persoalan pandemi melalui program Surabaya Memanggil.

    Eri memastikan, dana yang masuk melalui Surabaya Memanggil tersebut, akan dipergunakan untuk kebutuhan penanganan Covid-19. Di antaranya mulai dari kebutuhan masker, Alat Pelindung diri (APD), hazmat, oksigen dan lain sebagainya.

    “Kita juga beri bantuan kepada orang-orang yang membantu pemulasaran jenazah, seperti modinnya. Hari ini temen-temen pemkot memproduksi peti jenazah. Semua bantuan itu akan kami distribusikan untuk kepentingan masyarakat,” urainya.

    Baca juga :  Sukses Gelar Vaksinasi Massal, Pangkoarmada II Puji Wali Kota Surabaya

    Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Jatim, Difi Ahmad Johansyah mengaku, terpanggil karena dirinya bersama anggota paguyuban BMPD yang lain merupakan warga Surabaya. Tak hanya itu, ia memastikan tidak menutup kemungkinan BMPD akan membantu apa yang diperlukan Pemkot Surabaya.

    “Mudah-mudahan ini bisa membantu pemkot di masa-masa sulit. Ini kami lakukan untuk kita menjaga agar jangan sampai menjadi lebih sulit lagi,” kata Difi Ahmad Johansyah

    Bahkan, di momen itu, Difi pun mengajak seluruh warga untuk kompak satu gerakan jihad fi sabilillah mengatasi pandemi Covid-19. Makanya, dia terus menekankan agar masyarakat berbondong-bondong membantu pemerintah dengan cara ikhtiar, berjuang dan sabar. ***

    Reporter :
    Penulis :
    Editor : Wetly
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Editor's Choice

    Jangan Lewatkan