Sabtu, 31 Juli 2021
34 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaUpdate Covid-19 Jatim : Sehari  945 Orang Terkonfirmasi Positif

    Update Covid-19 Jatim : Sehari  945 Orang Terkonfirmasi Positif

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Tidak perlu panik tapi kewaspadaan perlu ditingkatkan sebab kasus Covid di Jawa Timur angkanya masih cukup tinggi.

    Hingga berita ini ditulis, masyarakat Jawa Timur yang terserang Corona Virus Disease (Covid-19) terus bertambah. Dalam sehari saja, Kamis (24/6/2021) , terjadi penambahan 945 pasien positif hingga angka berubah menjadi 166.831 pasien terkonfirmasi positif Covid.

    Pasien yang meninggal juga bertambah. Setidaknya dalam sehari ada 57 orang meninggal. Namun pasien yang berhasil disembuhkan juga cukup banyak yaitu 420 sehingga angka sembuh menjadi 148.520 orang, dan yang masih di rawat di rumah sakit ada 5.959. Mereka dirawat dan tersebar di berbagai rumah sakit milih Pemerintah.

    Baca juga :  Wagub Emil Datangi Kantor Kecamatan Semampir Pastikan Penyaluran BST Lancar

    Data Dinas Kominfo Pemprov Jawa Timur menunjukan bahwa masyarakat Jawa Timur yang mengalami gejala (suspect) terdapat 9.687, spesimen 2.264.790 (rapid test) dan 1.821.435 (sample PCR)

    Tiga kabupaten meliputi Ngawi, Ponorogo dan Bangkalan statusnya masih zona merah (resiko tinggi) dan Sumenep zona kuning. Sedangkan 34 kabupaten lainnya masuk zona oranye.

    Hanya saja dalam sehari saja di Bangkalan tedapat penambahan pasien positif 68 pasien hingga totalnya menjadi 3.162, lalu 20 orang berhasil sembuh dan 3 orang meninggal.

    Sementara kabupaten Ngawi  juga ada penambahan kasus positif 31 pasien (2.930), 25 pasien sembuh dan 4 pasien meninggal karena Covid-19.

    Lalu kabupaten Ponorogo juga terjadi penambahan 17 pasien positif Covid (jumahnya menjadi 4.385), 16 berhasil sembuh dan 3 pasien meninggal.

    Baca juga :  Wali Kota Apresiasi PTSM Bagikan Sembako hingga Beri Ruang UMKM Berjualan

    Ketua Tim Kuratif Penanggulangan Covid-19 Pemprov Jawa Timur dr. Jony Wahyuhadi, yang juga Direktur RSUD Dr. Soetomo menyatakan, kepatuhan masyarakat harus terus ditingkatkan sebab belakangan pasca libur dan lebaran ada kecenderungannya meningkat.

    Dibeberapa kabupaten trendnya juga terus meninggi. Maka sekarang penanngulangannya harus 6M yang meliputi memakai masker dengan benar, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjagara jarak, mengurangi mobilitas, menjaga pola makan sehat dan istirahat cukup dan menjauhi kerumunan. (*)

    Reporter : Soejono
    Penulis :
    Editor : Amin Istighfarin
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Editor's Choice

    Jangan Lewatkan