Selasa, 21 September 2021
26 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaPemkot Surabaya Selamatkan Tiga Bidang Tanah Senilai Rp6,8 M

    Pemkot Surabaya Selamatkan Tiga Bidang Tanah Senilai Rp6,8 M

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Kejaksaan Tinggi Jawa Timur terus membantu Pemerintah Kota Surabaya dalam penyelamatan dan pengembalian aset Negara.  Terbaru, aset total senilai Rp 6.8 miliar (Rp 6.858.000.000) berhasil diselamatkan.

    Pengembalian aset itu diterima oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Kantor Kejaksaan Tinggi Jatim, Jumat (4/6/2021).

    Saat menerima pengembalian aset itu, pemkot secara khusus mengundang Mensos Tri Rismaharini. Sebab, pada saat menjabat sebagai wali kota, proses penyelamatan aset ini merupakan bagian dari kerja kerasnya selama menjabat.

    Eri memaparkan, penyerahan aset kali ini, sebanyak tiga bidang dengan total luas 2.032 meter persegi. Pertama, aset yang terletak di Jalan Kalisari nomor 28 dengan luas 1.190 meter persegi, senilai sekitar Rp 4 miliar atau lebih tepatnya Rp 4.016.250.000.

    Baca juga :  97,37% Kabupaten/Kota di Jatim Masuk Zona Kuning

    Kedua, lahan Jalan Kalisari I no 12 dengan luas tanah 578 meter persegi senilai Rp 1.950.750.000 atau Rp 1.9 miliar.

    Ketiga, aset yang terletak di Jalan Sariboto I no 5 dengan luas 264 meter persegi, senilai Rp 891.000.000 juta. “Kalau total luas yang diserahkan hari ini adalah 2.032 meter persegi,” kata Eri.

    Ia menjelaskan, pada Oktober 2020, Kejati Jatim juga berhasil mengembalikan aset tanah yang lokasinya satu wilayah namun berbeda sertifikat.

    Di antaranya lahan di Jalan Kalisari i nomor 5-7 seluas 566 meter persegi, senilai Rp 1.910.250.000 atau 1.9 miliar, dan di Jalan Sariboto II nomor 1-3 seluas 156 meter dengan total nilai Rp 26.500.000.

    “Jadi kalau total nilai keseluruhan mulai Oktober lalu dan hari ini mencapai Rp 9.2 miliar. Atau rinciannya 9.294.750.000. Sedangkan untuk total luas keseluruhan mencapai 2.754 meter persegi,” jelas dia.

    Baca juga :  Pemkot Pastikan Semua MBR Surabaya Sudah Dapat Bantuan Kemensos

    Eri memastikan, aset yang sudah kembali ke tangan pemkot ini, bakal dimanfaatkan untuk kepentingan umat di Kota Pahlawan.

    “Ke depan aset-aset ini akan kita gunakan untuk kepentingan umat di Surabaya. Bisa untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) atau yang lainnya,” ujarnya.

    Di sela-sela penyerahan aset, Eri mengungkapkan, ke depan Pemkot Surabaya akan terus membutuhkan bantuan Kejati Jatim dalam pengembalian aset. Sebab dia menilai, di Surabaya masih banyak aset yang dikuasai oleh pihak ketiga.

    “Alhamdulillah sekali lagi matur nuwun. Ke depan kami mohon untuk terus didampingi agar semakin banyak aset kota yang kembali,” harapnya.

    Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Jatim Mohamad Dofir menceritakan, sebenarnya tanah aset itu ada lima sertifikat.

    Baca juga :  Pemkot, Kemenag, dan PA Kolaborasi ‘Lontong Kupang’

    Lima sertifikat itu, sebagian diserahkan pada bulan Oktober lalu, kemudian tiga sertifikatnya lagi hari ini. Tidak hanya itu, Dhofir memastikan, aset itu sudah dikuasai pihak ketiga selama sekitar 47 tahun lalu.

    Namun, berkat kesigapan dan dukungan semua pihak, akhirnya tanah aset itu kembali kepada pemkot. “Nah ke depan Pak Wali menyampaikan masih ada beberapa aset lagi yang dimohonkan untuk dibantu pengembaliannya,” kata Dhofir.

    Sementara Tri Rismaharini berharap, jajaran Pemkot Surabaya terus berjuang dan tidak kenal kata menyerah dalam menyelamatkan aset dari pihak ketiga.

    “Karena sebetulnya masih banyak aset yang bisa digunakan. Saya pun saat ini sedang menyelamatkan aset di kementerian,” imbuhnya.

    Di momen itu, Eri juga memberikan penghargaan kepada jajaran Kejati Jatim yang telah berjuang menyelamatkan aset negara. ***

    Reporter :
    Penulis :
    Editor : Wetly Aljufri
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan