Kamis, 23 September 2021
32 C
Surabaya
More
    Jawa TimurMagetanBPC PHRI Harapkan Kasus Perkelaian di Telaga Sarangan Diselesaikan Secara Kekeluargaan

    BPC PHRI Harapkan Kasus Perkelaian di Telaga Sarangan Diselesaikan Secara Kekeluargaan

    MAGETAN (WartaTransparansi.com) –  Kasus perkelahian di area Wisata Telaga Sarangan antara pedagang dan pengunjung pada hari Selasa (1/6/2021) lalu.

    Insiden terjadi saat pengunjung yang membeli sate dari luar rumah makan. Sambil menunggu makanan disajikan pengunjung membeli sate di pedagang keliling yang berada di sekitar Telaga Sarangan.Kemudian sate dibawa masuk ke rumah makan.Hingga pemilik rumah makan timbul cekcok dan berakhir kejadian perkelahian.

    Atas kejadian tersebut Ketua BPC Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Magetan Sunardi

    Ketua BPC Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Magetan Sunardi

    sangat menyesalkan kejadian tersebut.”Saya tidak menginginkan kejadian itu dan kejadian itu pasti ada sebabnya,” ujar Sunardi.

    Baca juga :  Kapolres Magetan Salurkan Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung

    Atas nama BPC PHRI dan pelaku jasa wisata Telaga Sarangan menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini. Selanjutnya akan intropeksi dan melakukan antisipasi sekaligus akan turun tangan dalam masalah ini.

    Dijelaskan sebenarnya semua organisasi pelaku jasa wisata baik hotel, restoran, pedagang sate,bakso, jasa perahu sudah mempunyai aturan sendiri sendiri.” Kejadian kemarin karena kesalahpahaman dan emosi yang tidak terkendali,” ungkapnya.

    Kedepan kami akan memperbaiki agar tidak terjadi kejadian serupa lagi.

    Dari analisa kami di PHRI kejadian itu bukan karena kesalahan dari pembeli dan pemilik restoran.Karena di restoran sudah ada aturan jika tidak diperbolehkan membawa makanan dari luar.Itu berlaku semua bukan hanya di Sarangan saja.

    Baca juga :  Nota Kesepakatan KUA PPAS Rancangan Perubahan APBD 2021

    Menurut Sunardi jika pedagang sate itu tidak melayani pasti tidak ada kejadian seperti itu.

    Disinggung mediasi kedua belah pihak dlalam penyelesaian masalah, Sunardi mengaku belum tahu.Saya akan berusaha agar masalah ini jangan sampai masuk ranah hukum, bisa diselesaikan dengan damai secara kekeluargaan. Semua kita perbaiki tanpa harus mencari siapa yang salah dan benar.

    Dari informasi permasalah perkelahian ini sudah saling melapor kepada kepolisian.

    Namun sekali lagi menurut Sunardi permasalahan ini tidak harus berakhir di proses hukum namun bisa diselesaikan secara kekeluargaan.Kami atas nama PHRI memohon dan mengharap kepada senua organisasi jasa wisata yang ada di Sarangan untuk saling disiplin dan mentaati aturan yang telah disepakati bersama untuk tidak dilanggar.

    Baca juga :  Bos Hotel Dan Rumah Makan Di Sarangan Ubah Haluan Jual Nasi Pecel

    Misalnya tidak boleh membawa makanan dari luar restoran sebaliknya pedagang sate melayani pembeli yang dimakan di tempat atau di sepanjang trotoar,dan tidak melayani pembeli yang membeli dibawa masuk ke restoran.(*)

    Reporter : Rudy
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan