Senin, 21 Juni 2021
33 C
Surabaya
More
    Politik PemerintahanPemkot Surabaya Diminta Tidak Mengubah Peruntukan Ex Penjara Koblen

    Pemkot Surabaya Diminta Tidak Mengubah Peruntukan Ex Penjara Koblen

    SURABAYA (Wartatransparansi.com) –  Anggota Komisi B (Ekonomi) DPRD Kota Surabaya Lembah Setyowati mengatakan Pemerintah Kota Surabaya tidak mengubah nilai sejarah dari bangunan cagar budaya berupa eks Penjara Koblen menyusul adanya rencana menjadikan tempat tersebut sebagai pasar wisata.

    Dalam rapat dengar pendapat Komisi B yang menghadirkan pihak pengelola pasar bersama instansi terkait beberapa waktu lalu, disepakati pasar masih diperbolehkan beraktivitas jika pihak pengelola bersedia mengubah desain dari pasar buah menjadi pasar wisata.

    Anggota Fraksi Partai Golkar yang bertugas di Komisi yang membidangi masalah Perekonomian dan Keuangan ini mengatakan, Dinas Perdagangan ‹(Disdag)  Surabaya selaku pihak yang menerbitkan izin eks Penjara Koblen untuk keperluan pasar harus memastikan bahwa keberadaan pasar tersebut sesuai dengan peruntukannya,” ujarnya.

    Baca juga :  BPK Minta Anggota Fraksi Golkar DPRD Tingkatkan Pengawasan Perundang undangan  

    Menurut dia, kalau memang dijadikan pasar wisata, maka Disdag bersama Dinas Kebudayan dan Pariwisata (Disbudpar) Surabaya harus menumbuhkan eks penjara Koblen sebagai destinasi wisata utama yakni wisata sejarah tentang bagaimana tokoh–tokoh bangsa pernah mendekam di penjara itu.

    “Pasar hanya turunannya, jangan dibalik. Pasar yang utama namun destinasi wisata sejarah eks penjara Koblen dibiarkan mati suri, ini menjadi logika terbalik,” katanya.



    Untuk itu, lanjut dia, pihaknya juga meminta Satpol PP Surabaya untuk melihat dan memantau, bersama tim cagar budaya, agar keaslian bangunan tidak berubah fungsi, dan jika ada perubahan maka pihaknya meminta Satpol PP untuk melakukan penindakan sesuai dengan peraturan daerah.

    Baca juga :  Henny Relawati Ibu Sekaligus Mentor Lindra

    “Yang perlu dijaga adalah bentuk keaslian dari jagar budaya eks Penjara Koblen. Meskipun nanti sudah berubah menjadi pasar wisata maka, bekas–bekas nilai sejarah jangan sampai dihilangkan,” ujarnya.

    Sementara itu Kepala Dinas Diketahui Dinas Perdagangan Kota Surabaya telah mengeluarkan Surat Izin Usaha Pengelolaan Pasar Rakyat (IUP2R) Nomor 503/01.0/436/7.21/2021 kepada PT Nampi Kawan Baru selaku pengelola Pasar Buah Koblen pada 14 Januari 2021 dan wajib daftar ulang pada 14 Januari 2026. (min)

    Reporter : Amin Istighfarin
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Menarik Lainya

    Terkini

    Jangan Lewatkan