PASURUAN (Wartatransparansi.com) – Polemik dan aksi penolakan warga terhadap pipa saluran limbah lima perusahaan di wilayah Kecamatan Beji, tampaknya terus bergulir.
Hal ini setelah Ketua Forum DAS Wrati Sinergi Henry Sulfianto, pada Minggu siang hingga sore (4/4/2021) mendampingi Forum Mahasiswa Hukum Peduli Keadilan (Formah- PK)Universitas Brawijaya-Malang meninjau keberadaan pipa saluran limbah di sungai Selorawan, Desa Cangkringmalang, Kecamatan Beji dan Sungai Wrati.
Dalam observasi tersebut, 8 personil Formah PK Unibraw-Malang. Selain menganalisa pipa saluran limbah lima perusahaan juga mempelajari kondisi atau keberadan baku mutu air sungai wrati serta meminta keterangan dari warga disekitaran bantaran sungai wrati.
Menurut Ketua Umum Formah PK Unibraw Malang Dimas Pasha, saat dikonfirmasi mengatakan,” keberadaan sungai wrati dari pengamatan kami saat ini sudah cukup tercemar. Baik oleh limbah industri maupun sampah rumah tangga,”tegasnya.





