Kamis, 23 September 2021
28 C
Surabaya
More
    Politik PemerintahanMahfud MD: Pemerintah Masih Mengakui PD Kepemimpinan AHY

    Mahfud MD: Pemerintah Masih Mengakui PD Kepemimpinan AHY

    JAKARTA (WartaTransparansi.com) – Pemerintah memandang kegiatan mengatasnamakan Partai Demokrat (PD)  yang dilakukan di Deli Serdang Sumatera Utara, Jumat (5/3/2021) kemarin, hanya sebatas pertemuan antar kader partai.

    Begitu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) MAHFUD MD.

    Karena itu, lanjutnya, pemerintah tidak bisa menghalang-halangi kegiatan pertemuan tersebut, yang diklaim Jhone Allen Cs sebagai Kongres Luar Biasa (KLB) PD.

    “Sehingga yang ada di misalnya di Medan itu kita anggap dia sebagai temu kader yang itu tidak bisa dihalangi,” kata Mahfud dalam keterangan video resmi di Kanal YouTube Kemenkopolhukam, Sabtu (6/3/2021).

    Selain itu, mantan Ketua MK ini menyatakan, pemerintah hingga saat ini masih mengakui kepengurusan Partai Demokrat di bawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) .



    Baca juga :  Plh Sekdaprov Heru Tekankan Soal Dedikasi, Integritas dan Loyalitas

    “Pengurusnya (Partai Demokrat) yang resmi di kantor pemerintah itu adalah AHY. AHY putra Susilo Bambang Yudhoyono, itu yang sampai sekarang ada (diakui),” kata Mahfud.

    Diketahui, hasil KLB PD di Deli Serdang membuahkan kepengurusan partai berlambangkan segitiga Mercy itu di bawah kepemimpinan Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Jendral TNI (Purn) Moeldoko Cs.

    Hasil Kongres tersebut lantas membuat Ketua Umum (Ketum) PD hasil kongres 15 Maret 2020 yakni AHY geram.

    AHY menyebut bahwa KLB Deli Serdang itu merupakan Kongres yang ilegal karena tidak memenuhi persyaratan sesuai AD/ART dan meminta pemerintah untuk tidak mengesahkan kepengurusan hasil Kongres tersebut.

    “Saya meminta kepada Bapak Presiden Joko Widodo, khususnya Menteri Hukum dan HAM untuk tidak memberikan pengesahan dan legitimasi kepada KLB ilegal yang jelas-jelas melawan hukum,” tandas AHY. (wt)

    Reporter :
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber :

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan