Minggu, 19 September 2021
25 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaDi Jatim, Sehari Ada 59 Pasien Covid-19 Meninggal

    Di Jatim, Sehari Ada 59 Pasien Covid-19 Meninggal

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Satgas Covid-19 Jawa Timur dalam release yang dikeluarkan pada Sabtu (2/1/2021) memunculkan sejumlah data yang cukup membuat masyarakat  Jawa Timur miris. Apalagi setelah Gubernur Jawa Timur mengumumkan dirinya terkena Covid-19 sehingga harus melakukan isolasi mandiri.

    Dalam sehari saja ada 59 orang di Jawa Timur yang meninggal karena Covid. Sehingga jumlah kumulatif orang meninggal menjadi 5.959 . Sebaliknya untuk pasien baru terkonfirmasi 723, jumlah totalnya menjadi 85.762.

    Namun tim kuratif penanggulangan Covid yang diketuai dr.Joni Wahyuhadi (Direktur RSU Dr. Soetomo Surabaya), berhasil menyembuhkan 799 pasien, jumlah keseluruhan sejak Pandemi sekitar awal Maret tahun lalu menjadi 73.737 pasien.

    Jumlah terkonfirmasi Covid-19 tertinggi terjadi pada Kamis (31/12/2020), tercatat 935 kasus baru. Lalu pada Jumat terkonfirmasi sebanyak 887 dan pada Sabtu turun lagi dan terkonfirmasi 723 kasus baru.

    Baca juga :  Pimpinan Parpol Apresiasi Wali Kota Tangani Covid-19 di Surabaya

    Ketua tim kuratif gugus tugas Covid-19 Provinsi Jawa Timur Dr. dr. Joni Wahyuhadi, yang sehari hari menjabat Direktur RSU Dr, Soetomo Surabaya menyebutkan, Pemprov Jawa Timur tidak henti hentinya menghimbau kepada masyarakat untuk selalu membentengi dirinya sendiri.

    Vaksin Covid belum ditemukan. Tapi pemerintah sudah menyiapkan vaksin sinovak asal China.  Paling penting masyarakat harus disiplin menggunakan prokes (protokol kesehatan) dan isolasi diri harus lebih ketat.

    Kuncinya adalah 3 M (memakai masker kemanapun, mencuci tangan dengan handsanitizer atau minimal dengan sabun) dan menjaga jarak dengan menghindari kerumunan.

    Penambahan 723 kasus baru tersebar terjadi diberapa kabupaten/kota:

    1. 55 Kab. Blitar
    2. 53 Kab. Kediri
    3. 51 Kab. Sumenep
    4. 46 Kota Malang
    5. 43 Kota Surabaya
    6. 34 Kab. Ngawi
    7. 32 Kab. Bojonegoro
    8. 27 Kab. Lamongan
    9. 26 Kab. Sidoarjo
    10. 25 Kab. Jombang
    11. 23 Kab. Tuban
    12. 21 Kab.Jember
    13. 21 Kab. Tulungagung
    14. 20 Kab. Pacitan
    15. 19 Kab. Gresik
    16. 18 Kab. Pasuruan
    17. 17 Kab. Bangkalan
    18. 15 Kab. Madiun
    19. 15 Kab. Nganjuk
    20. 15 Kab. Bondowoso
    21. 15 Kab. Magetan
    22. 15 Kab. Lumajang
    23. 13 Kota Probolinggo
    24. 12 Kab. Malang
    25. 11 Kab. Trenggalek
    26. 11 Kota Blitar
    27. 10 Kab. Sampang
    28. 9 Kota Mojokerto,
    29. 9 Kab. Mojokerto
    30. 7 Kab. Ponorogo
    31. 6 Kota Kediri
    32. 6 Kab. Situbondo
    33. 6 Kab. Probolinggo
    34. 4 Kota Madiun
    35. 4 Kab. Pamekasan
    36. 3 Kota Pasuruan
    37. 3 Kab. Banyuwangi
    38. 3 Kota Batu

    Baca juga :  Armuji Tinjau Penyaluran JPS Klampis Ngasem dan Pacar Keling

    Sebaliknya zona merah meliputi (8 Kab/Ko)

    1. Tulungagung
    2. Bojonegoro
    3. Tuban
    4. Kota Malang
    5. Lumajang
    6. Kota Blitar
    7. Mojokerto
    8. Kota Madiun…(fir/min)
    Reporter : Hidayati Firly
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    KOMENTAR

    Berita Menarik Lainya

    Jangan Lewatkan