Senin, 22 Juli 2024
23 C
Surabaya
More
    OpiniTajukTahun Baru 2021 Harus Sehat, Syukur, Sabar

    Tahun Baru 2021 Harus Sehat, Syukur, Sabar

    Oleh Djoko Tetuko – Pemimpin Redaksi WartaTransparansi

    Memasuki hari pertama tahun baru 2021, masih dalam suasana pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), maka jika pemerintah menganjurkan 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir).

    Maka menghadapi suasana kebatinan belum sepenuhnya pulih, mengingat pemerintah bersama Satgas Covid-19 semakin gencar melakukan 3T (testing/pemeriksaan; tracing/pelacakan; treatment/pengobatan), jauh lebih bermartabat semua warga negara melakukan 3S (sehat, syukur, dan sabar).

    Pemerintahan Negara RI beserta negara seluruh dunia, mengubah perencanaan bahwa tahun 2021 mulai pemulihan ekonomi dan kebangkitan roda ekonomi secara makro, setelah terpuruk dan terpapar akibat Covid-19: Swbab mulai hari ini hingga 14 Januari melakukan lockdown untuk warga asing.

    Rencana melakukan vaksinasi kekebalan terhadap Covid-19, diperkirakan mulai pertengahan Januari 2021 dengan prioritas petugas tenaga kesehatan dan tim keamanan serta Satgas Penanganan dan Pengendalian virus Corona, sehingga menuju suasana kehidupan normal baru dengan 3M dan vaksin, masih membutuhkan waktu paling tidak 6 bulan sampai 1 tahun, baru ada kepastian hukum dan kepastian keluar dari krisis kesehatan.

    Menghadapi situasi dan kondisi belum normal, dan baru saja meninggalkan “tahun kesedihan dan keprihatinan 2020”, maka tidak ada pilihan lain, kecuali memprioritaskan masing-masing individu menjaga kesehatan, sehingga hirup dengan berbagai aktifitas harus sehat.

    Dengan perkiraan pemulihan ekonomi lokal, regional, maupun nasional masih dalam penjajakan. Mengingat kondisi masih terpapar dan terpuruk. Bahkan roda ekonomi terkontraksi sangat signifikan, maka membutuhkan kekuatan secara totalitas dengan sungguh-sungguh. Dan kunci dari kesungguhan itu dengan banyak bersyukur.

    Setelah mampu mengendalikan menghadapi situasi dan kondisi belum menentu dengan sehat dan syukur, sebagai penguatan dalam mencapai kesuksesan menghadapi permasalahan seberat apa pun, tenru saja kuncinya dengan sabar.

    Imam Ibnu Katsir dalam kitab tafsir Al-Quran menyatakan, surat al-Ashr merupakan surat sangat popular di kalangan para sahabat. Setiap kali para sahabat mengakhiri suatu pertemuan, mereka menutup dengan surat al-Ashr. Imam Syafi’i dan juga tafsir mizan menyatakan bahwa walaupun surat al-‘Ashr pendek, tetapi menghimpun hampir seluruh isi Al-Quran

    Jika direnungkan lebih dalam, arti surat Al Ashr menjelaskan apabila Allah telah bersumpah atas nama waktu, celakalah bagi manusia yang menyia-nyiakan waktu untuk melakukan hal kurang bermanfaat, kecuali orang yang memiliki keiman, selalu menjalankan amal sholeh dan saling berwaiat terhadap kebenaran dan kesabaran.

    Berjuang menjalan 3S, maka surat Al-Ashr memberikan sebuah pilihan untuk perenungan dan kontemplasi bahwa supaya tidak mengalami kerugian pada tahun 2021, maka mengimani bahwa setiap usaha atau ikhtiyar positif akan membuahkan hasil psisitif.

    Ikhtiyar positif berarti menjalankan berbagai aktifitas dengan amal sholeh (amal kebaikan), dengan saling mengingatkan atau berwasiat tentang kebenaran dan saling mengingatkan tentang kesabaran.

    Mwmasuki masa (tahun baru 2021) supaya tidak menjalani dengan kerugian. Mari menjalankan 3S (sehat, syukur, dan sabar) setelah dengan sungguh-sungguh berbudaya 3M dan pemerintah mendukung dan mendorong 3T, maka perpaduan. 3M, 3T, dan 3S, akan mencapai kemenangan, kesukseskan, dan surplus total (tidak mengalami kerugian). (*)

    Penulis : Djoko Tetuko

    Sumber : WartaTransparansi.com

    COPYRIGHT © 2021 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan