Minggu, 7 Maret 2021
More
    Politik Pemerintahan Coblosan Selesai, Gubernur : Euforia Kemenangan HarusTetap Dijaga

    Coblosan Selesai, Gubernur : Euforia Kemenangan HarusTetap Dijaga

    SURABAYA (Wartatransparansi.com)  – Pemungutan suara pilkada serentak di 19 kabuptaen/kota di Jawa Timur berlangsung aman, tertib, jurdil dan profesional.

    Itu sebabnya Gubernur Khofifah Indar Parawansa memuji  TNI- POLRI, KPU, BAWASLU dan semua msyarakat yang teah menjaga pilkada dengan baik.

    Masyarakat Jatim juga telah menyalurkan hak pilihnya secara demokratis dan ketat menerapkan protokol kesehatan lantaran pilkada digelar di masa pandemi covid-19.

    Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berharap kondusivitas ini terjaga hingga seluruh proses dan tahapan Pilkada serentak rampung berjalan.

    “Alhamdulillah, kami bersyukur bahwa penyelenggaraan pemungutan suara pada pilkada serentak di Jawa Timur hari Rabuberjalan aman, lancar dan kondusif,” ungkap Khofifah, di Surabaya, Kamis (10/12/2020).

    Baca juga :  Mahfud MD: Pemerintah Masih Mengakui PD Kepemimpinan AHY

    Khofifah menyebutkan total TPS ada 48.607 titik, dan total pemilih tercatat berjumlah 18.615.191 orang yang tersebar di 386 kecamatan dan 4.789 desa/ kelurahan.

    Setelah proses pemungutan suara, masih ada proses penghitungan suara di Kecamatan dan kabupaten/ kota hingga penetapan pasangan kepala daerah terpilih. Hingga seluruh proses tersebut selesai, ia meminta seluruh pihak untuk saling menjaga kondusivitas dan menjaga protokol kesehatan dengan ketat.

    Biasanya jika sudah ada hasil perhitungan suara, syukuran para relawan paslon yang menang pilkada kerap tak bisa dihindarkan. Untuk itu gubernur perempuan pertama Jatim ini mengimbau agar euforia kemenangan nantinya tetap dijaga.

    “Siapapun yang menang nanti biasanya tingkat RT syukuran, tingkat RW syukuran. Tolong dijaga, jangan sampai ada proses berkerumun  yang melonggarkan protokol kesehatan,” tegas Khofifah.

    Baca juga :  KLB Demokrat, Moeldoko Ditetapkan Jadi Ketum

    Ia mewanti bahwa penyebaran covid-19 belum berhenti. Sehingga  kehati-hatian harus terus dijaga. Demokrasi tetap berjalan namun yang utama masyarakat harus tetap sehat.

    “Mari kita laksanakan proses demokrasi dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat,” tegas Khofifah.

    Lebih lanjut, guna menyiagakan segala antisipasi terkait Pilkada Serentak di Jawa Timur, Pemprov Jawa Timur telah menyiapkan posko bertempat di sayap kanan gedung negara Grahadi.

    Posko ini selain untuk monitor menjelang penyelenggaraan pemungutan suara, saat pemungutan suara, juga untuk kordinasi layanan kesehatan yang dibutuhkan mengingat saat ini masih dalam suasana pandemi covid-19.

    Secara khusus, ia juga mengapresiasi langkah KPPS yang menjalankan protokol kesehatan dengan baik. Dirinya menyebut bahwa langkah ini memang harus dilakukan di tiap TPS nuntuk mencegah penyebaran Covid-19. (guh)

    Reporter : Teguh Safrianto
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    Komentar

    guest
    0 Komentar
    Inline Feedbacks
    View all comments

    Terkini

    Jangan Lewatkan