Rabu, 14 April 2021
32 C
Surabaya
More
    Politik PemerintahanHukumKasus Tewasnya 7 Anggota FPI, Presiden Diminta Copot Kapolri & Kabaintelkam

    Kasus Tewasnya 7 Anggota FPI, Presiden Diminta Copot Kapolri & Kabaintelkam

    (Wartatransparansi.com) – Presidium Indo. Police Watch (IPW) di mengatakan, Presiden harus segera mencopot Kapolri Jenderal Idham Azis dan Kabaintelkam Komjen Rycko Amelza, sehubungan terjadinya kasus penembakan yang menewaskan enam anggota FPI di Tol Cikampek, Jawa Barat pada Senin 7 Des 2020 subuh.

    Selain itu, Ind Police Watch (IPW) mendesak agar segera dibentuk Tim Pencari Fakta Independen untuk mengungkapkan, apa yang terjadi sebenarnya. Sebab antara versi Polri dan versi FPI sangat jauh berbeda penjelasannya, kata Neta, Neta S Pane Senin (7/12/2020) siang.

    Polri mengatakan, anggotanya ditembak Laskar Khusus FPI yang mengawal Rizieq. Apakah benar bahwa Laskar FPI itu membawa senjata dan menembak polisi? Agar kasus ini terang benderang anggota Polri yang terlibat perlu diamankan terlebihdahulu untuk dilakukan pemeriksaan.

    Baca juga :  Rizal ‘BPK’ Djalil Dituntut 6 Tahun Bui

    Neta mengatakan, menurut Siaran FPI, rombongan Rizieq lah yang lebih dulu dihadangan sekelompok orang yang berpakaian sipil, sehingga mereka menduga akan dirampok orang tak dikenal di jalan tol.

    Dalam kasus Cikampek ini muncul pertanyaan. Pertama, jika benar FPI mempunyai laskar khusus yang bersenjata, kenapa Baintelkam tidak tahu dan tidak melakukan deteksi dan antisipasi dini serta tidak melakukan operasi persuasif untuk “melumpuhkannya”.

    Reporter :
    Penulis :
    Editor :
    Redaktur :
    Sumber : WartaTransparansi.com

    Komentar

    guest
    0 Komentar
    Inline Feedbacks
    View all comments

    Berita Menarik Lainya

    Terkini

    Jangan Lewatkan