Selasa, 18 Juni 2024
28 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaCegah Banjir, Kawasan Sawahan Dibersihkan

    Cegah Banjir, Kawasan Sawahan Dibersihkan

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama jajaran Pemerintah Kota Surabaya, melakukan berbagai upaya antisipasi untuk mencegah genangan di musim penghujan tahun ini.

    Sejumlah saluran dibersihkan dan dikeruk. Bahkan, Selasa (24/11/2020), jajaran pemkot kerja bakti di kawasan Kecamatan Sawahan agar tak lagi banjir di saat musim penghujan.

    Seperti biasa, Risma selalu terjun lapangan jika kerja bakti. Saat di kawasan Terminal Dukuh Kupang, ia ikut bersih-bersih. Selain menyapu, dia juga meminta jajaran Dinas Pemadam Kebakaran untuk datang ke lokasi. Ia pun langsung memimpin penyemprotan jalan dan pedestrian yang terlihat kusam.

    Bahkan, di sekitar SDN Putat Jaya 2, ia langsung menyemprot sendiri pedestrian dan tembok-tembok sekolah yang terlihat ada debunya. Dengan sepatu bothnya warna pink sambil bermasker dan menggunakan sarung tangan, ia menyemprot beberapa gang-gang sempit yang ada di deretan SDN Putat Jaya 2.

    Baca juga :  Pemkot Surabaya Mulai Bangun Terowongan Penghubung TIJ- KBS

    Setelah kawasan itu terlihat bersih, ia mulai menengok salurannya. Bahkan, menyusuri saluran itu hingga ke Dukuh Kupang Barat dan Dukuh Kupang Utara. Tepat di kawasan Makam Islam Taram Jalan Dukuh Kupang Utara, ia berhenti. Ia melihat beberapa saluran dan langsung meminta jajaran Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) untuk membersihkan saluran itu.

    Bahkan, di tempat itu dia berkomunikasi dengan Ketua RT dan meminta izin untuk melebarkan saluran. Penelusurannya terus berlanjut hingga memasuki Rumah Kompos Putat Jaya. Di tempat itu ternyata ada aset pemkot, sehingga idenya langsung muncul untuk membuat bozem di sisi utara Rumah Kompos itu.

    “Wes Bu Erna (Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Erna Purnawati), nanti di sini dibuat bozem aja untuk menampung aliran air dari saluran yang berasal dari perkampungan warga,” kata Risma kepada Erna dan disaksikan Ketua RT dan warga sekitar.

    Baca juga :  Jumlah Hewan Kurban Capai 434.843 Ekor, Indikasi Ekonomi Masyarakat Jatim Meningkat

    Ia juga menjelaskan kepada Ketua RT dan warga sekitar bahwa akan membuat bozem di tempat tersebut. Hal itu harus dilakukannya untuk mencegah genangan air yang ada di kawasan tersebut.

    “Jadi, nanti kami akan membuat bozem di sini, supaya airnya bisa ditampung di bozem, sehingga nanti saluran-saluran dari perkampungan warga akan dialirkan ke bozem dan tidak lagi dialirkan ke saluran yang sudah ada sekarang, karena saluran itu sudah tidak bisa menampung semuanya. Begitu ya Pak RT, supaya tidak ada genangan lagi di sini,” katanya.

    Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DKRTH Anna Fajriatin mengatakan sejak pagi dia bersama Wali Kota Risma sudah kerja bakti di kawasan Dukuh Kupang. Ia mengaku bersama jajaran Dinas PU Bina Marga dan Pematusan bersih-bersih saluran supaya tidak ada saluran yang tersumbat.

    Baca juga :  Salat di Taman Surya, Eri: Idul Adha Momentum Tingkatkan Jiwa Sosial

    “Jadi, sejak pagi hingga petang ini kami kerja bakti. Memang Bu wali tadi sempat pulang sebentar, lalu balik lagi sampek petang ini,” kata Anna.

    Selain bersih-bersih, Anna memastikan sejak pagi Wali Kota Risma menyusuri saluran untuk memastikan tidak ada saluran tersumbat hingga dapat menimbulkan genangan. Ia juga menjelaskan, pada saat membersihkan berbagai saluran itu, yang banyak ditemukan adalah sampah-sampah botol plastik dan bungkus makanan.

    “Makanya, saya memohon kepada warga untuk bersama-sama menjaga lingkungan, jangan buang sampah sembarangan. Cukup banyak sampah yang kami dapatkan hari ini, sekitar 8 dump truck. Jadi, ayo bersama-sama menjaga lingkungan kita,” ujarnya. (wt)

    COPYRIGHT © 2020 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan