Foto : Menpora RI Zainudin Amali meninjau pembangunan Sumut Sport Centre yang di areal seluas 300 hektar untuk PON XXI tahun 2024 di Desa Sena, Batang Kuis, Deli Serdang, Sumatera Utara. (foto humas kemenpora)

MEDAN (WartaTransparansi.com) –  Menpora Zainudin Amali meninjau pembangunan venue di Sumatera Utara (Sumut) Sport Center di Desa Sena, Batang Kuis, Deli Serdang, Sumatra Utara.

Pembangunan sport centre disiapkan untuk  Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI tahun 2024 akan datang. Di Sumut, Menpora juga menyerahkan SK tuan rumah kepada Pemprov Sumut. Sedangkan pelaksanaan PON nantinya di dua tempat yakni Sumut dan Aceh.

Saat melakukan peninjauan di areal pembangunan Menpora Zainudin Amali menyatakan bahwa paling utama pasca PON nanti adalah segi pemeliharaannya, Ini harus dipikirkan mulai sekarang. ungkap Zainudin Amali, Jumat.

“Semangat dari Pemprov Sumut tentu kita apresiasi. Kemenpora mengapresiasi apa yang disiapkan dengan sungguh-sungguh oleh Pemprov Sumut dan sekaligus antisispasi pemeliharaan pasca PON-nya sudah disiapkan juga,” ujar Menpora senang.

Sebagaimana diketahui pasca PON dilaksanakan di beberapa daerah, satu masalah yang acap kali muncul setelah penyelenggaraan PON yakni pemeliharaan fasilitas.

Fasilitas yang sudah dibiayai triliunan dari APBD dan APBN kurang terurus dengan baik. “Karena memang pembiayaan maintenance ini mahal. Sehingga, daerah dituntut harus ada inovasi dan kreasi untuk membiayai itu, supaya tetap hidup.

Di beberapa tempat banyak terlantar venue dan penginapan atlet yang sebelumnya digunakan untuk PON, selanjutnya menjadi beban daerah. Saya ingatkan Pemprov Sumut  dan Aceh agar diantasipasi dan disiapkan lebih awal,” ujar Menpora RI menekankan.

“Alhamdulillah, tadi gambarannya Sumut Sport Center ini juga sudah didampingi oleh area-area komersial terpadu, yang tentu bisa mensubsidi dalam rangka maintenance fasilitas pasca PON nanti.  Seperti, rumah sakit kelas internasional yang justru benghasilkan devisa karena mengurangi pengeluaran devisa yang sebelumnya terpakai untuk ke RS negara tetangga,” katanya.

Sebelumnya, Kadispora Sumut Bahar Siagian menyampaikan kawasan Sumut Sport Center akan dibangun di area seluas 300 ha di Desa Sena, Batang Kuis, Deli Serdang, Sumatera Utara yang nantinya akan menjadi ikon kebanggaan Sumut yang ke-4. Konsepnya sendiri ada 3 zona.

Di area seluas 300 ha nantinya akan dibagi beberapa zona yakni zona olahraga yang dikhususkan untuk kawasan olahraga seperti venue yang mengelilingi stadion utama.

Kedua yakni zona penunjang, nantinya akan ada plaza, teater boulevard, masjid, arena bermain sehingga bisa untuk masyarakat rekreasi. Zona terakhir yakni zona komersial yang akan dibangun tempat meeting, convention hall dan exhibition hall, mall, hotel dan RS internasional,” ujar Bahar. (sr/min)