“Iya benar, untuk informasi selanjutnya bisa hubungi Humas biar satu pintu,” kata Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUD Soewandhie Surabaya Rince Pangalila saat dihubungi di Surabaya.

Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara menjelaskan bahwa dokter yang meninggal dunia tersebut bernama dr. Berkatnu Indrawan Janguk yang selama ini bertugas di IGD RSUD dr. Soewandhie.

Menurut Febri, almarhum semasa hidup memiliki riwayat penyakit jantung dan asma. Tiga pekan lalu, almarhum sempat melakukan tes swab di RSUD Soewandhie dan hasilnya dinyatakan positif .

Baca juga :  Kukuhkan Yamatas dan Majelis Taklim, Eri Ajak Kolaborasi Gerakkan UMKM

Meski demikian, lanjut dia, almarhum kemudian melakukan tes swab sebanyak tiga kali hingga hasilnya dinyatakan negatif COVID-19.

“Beberapa hari terakhir kondisinya sehat, tetapi kemudian terjadi pembengkakan jantung sehingga dirawat di RSUD Soewandhie dan meninggal dunia pada Senin petang ini sekitar pukul 17.45 WIB ini,” ujarnya.