Sabtu, 13 April 2024
27 C
Surabaya
More
    Jawa TimurKediriTekan Lonjakan Harga, Pemkot Kediri Gelar Operasi Pasar Murni

    Tekan Lonjakan Harga, Pemkot Kediri Gelar Operasi Pasar Murni

    KEDIRI – Antisipasi lonjakan harga komoditas pangan menjelang Natal dan Tahun Baru 2020 , Pemerintah Kota Kediri melalui Dirperdagin Kota Kediri menggelar Operasi Pasar Murni (OPM) di sejumlah titik keramaian.OPM digelar mulai selama 4 hari berturut turut.

    Dikatakan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan ( Dirperdagin ) Kota Kediri, Yety Sisworini,  OPM digelar setelah hasil sidak menunjukkan ada kenaikan sejumlah komoditas dipasaran menjelang natal dan tahun baru.

    Seperti biasa menjelang hari besar ada perubahan harga, ada yang naik dan turun, tapi mayoritas ada kenikan meskipun tidak signifikan, dari sidak memamang ada kenaikan, kami berharap dari pemerintah kota kediri , OPM ini mampu  menjaga stabilitas harga pangan di Kota Kediri” kata Yety, Rabu (18/12/2019).

    Baca juga :  Pemkab Kediri Kolaborasi dengan Polres Pasang ATCS Pantau Kemacetan Arus Mudik Lebaran

    Lebih lanjut, dia menhelaskan jika OPM ini digelar pada tiga titik keramaian, yakni di Taman Sekartaji, Depan Taman Makam Pahlawan dan depan Lapangan Gajah Mada Pesantren.

    Selain upaya menstabilkan harga, Adanya pelaksanaan Opersi pasar murni dengan tujuan untuk membantu warga kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan menjelang Hari Natal dan Tahun baru 2020.” terangnya.

    Komoditas yang disediakan  meliputi, Gula,Beras,minyak dan Telur Ayarm Buras, Dan untuk harga dipastikan dibawah harga pasar, misalnya Gula 1 kg Rp. 10.700 -, Beras 5 Kg  Rp 45.000,Telur Ayam buras 1 kg = Rp 21.500,-, Minyak goreng merk Sanky 900 ml Rp 8.500

    Sementara itu, stok yang disiapkan dalam operasi pasar murni ini, untuk beras setiap titik 150 sak, sedangkan telur disetiap titik 200 kg, untuk minyak disetiap titik 384 botol, dan gula setiap titiknta 500 kg.

    Baca juga :  Polres Kediri Salurkan Ratusan Paket Beras Zakat Fitrah untuk Warga

    Kendati cukup banyak, namun tetap diterapkan pembatasan dalam pembelian, agar semua masyarakat bisa menikmati OPM.

    Untuk minyak 2 botol, beras 2 sak, telur 2 kg, gula 2kg, karena ketersedian untuk masyarakat, pembatasan ini biar merata” tandasnya.(adu/bud)

    Reporter : Arya Budi

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan