Festival Yosakoi Meriahkan Mlaku-Mlaku Nang Tunjungan

Festival Yosakoi Meriahkan Mlaku-Mlaku Nang Tunjungan
default

Surabaya – Warga Kota Surabaya tumplek-blek di Jalan Tunjungan, Surabaya, sejak Sabtu (20/7/2019) sore. Mereka menyaksikan Festival Yosakoi dan Gebyar Tari Remo. Tari-tarian ini menjadi pembuka acara Mlaku-mlaku Nang Tunjungan yang sudah biasa digelar oleh Pemkot Surabaya.

Semakin malam, warga Kota Surabaya dan warga luar kota semakin memadati jalan bersejarah itu. Mereka menikmati berbagai makanan tradisional khas Surabaya hasil karya UMKM Kota Surabaya. Tidak hanya itu, warga juga dihibur dengan berbagai iringan musik yang dibawakan oleh beberapa grup band lokal Surabaya. Gamelan

Saat membuka Festival Yosakoi dan Gebyar Tari Remo, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu hubungan kerjasama sister city Kota Surabaya dengan Kota Kochi, Jepang. Banyak kerjasama yang sudah dilakukan, terutama Festival Yosakoi yang rutin digelar setiap tahun di Surabaya.  Tarian adat dari dua kota ini punya kesamaan, yaitu sama-sama menggunakan alat saat menari.

“Kalau Tari Remo dibunyikan melalui kaki ada klintingannya, kalau  Tari Yosakoi dengan alat namanya Naruko. Mari kita saksikan bersama-sama dengan gebyar Tari Remo. Bapak-ibu kalau ingin menari bersama-sama silahkan,” tutur Risma.

Wali kota perempuan pertama di Kota Surabaya itu juga menjelaskan bahwa kali ini ada yang berbeda dari rangkaian acara tahun lalu. Sebab, biasa digelar di Balai Kota Surabaya dan kini dipindahkan jadi satu di acara Mlaku-Mlaku Nang Tunjungan. Sebab, menurutnya pertunjukkan ini agar dapat dijangkau dan disaksikan masyarakat lebih banyak lagi.

“Jadi satu biar lebih ramai dan semua masyarakat boleh ikutan menari bersama-sama,” lanjutnya.

Menurut Risma, melalui festival Yosakoi dan Gebyar Tari Remo ini, dia ingin menyampaikan bahwa anak-anak Surabaya untuk mencapai keberhasilan dibutuhkan kerjasama. Makanya dalam menari itu harus kompak dan menari bersama-sama.

“Diharapkan mereka bisa mengerti untuk mencapai keberhasilan itu dibutuhkan kerjasama,” tegasnya.