Surabaya – Bertemunya dua tokoh nasional Joko Widodo dengan Prabowo Subianto, dalam suatu kegiatan yang sangat santai di MRT Jakarta, tetap saja menimbulkan pro kantra.
Hal itu disebabkan para loyalis kedua kubu masih belum sepenuh hati menerima kenyataan tersebut. Pertemuan itu juga belum memberikan dampak yang signifikan.
Pengasuh pondok pesantren darul ulum Jombang (PPDU) Zahrul Azhar As’ad atau akrap disapa Gus Hans ketika dimintai pendapatnya mengakui hal itu. Agar pertemuan itu bisa di pahami sampai akar rumput, elit politik kedua kubu perlu menindak lanjuti dengan pertemuan pertemuan lanjutan.
“Ya, pertemuan Jokowi dan Prabowo masih belum berdampak maksimal pada para loyalisnya dibawah yang belum bisa move ON,” ujar tokoh muda yang progresif ini saat di hubungi via telephonnya, Senin (15/7/2019)





