Lamongan – Ketua Umum KONI Jatim, Erlangga Satriagung kagum atas prestasi yang diukir pelari cilik Bojonegoro Siti Frisda Nuryantik. Pelari berusia 13 tahun itu mampu mengalahkan pelari berusia di atasnya di nomor lari 5.000 m Porprov VI 2019.
“Kalau tidak ada porprov, sulit bagi kita menakar atlet daerah. Dengan porprov terlihat potensi-potensi atlet di daerah. Termasuk pelari Bojonegoro yang baru berusia 13 tahun,” katanya di Posko porprov Jatim VI 2019 di Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Lamongan, Minggu (7/7/2019).
Seperti diketahui, Bojonegoro menunjukkan keperkasaan di arena atletik Porprov VI 2019. Tiga atletnya menyabet medali emas, perak dan perunggu di satu nomor, yaitu lari 5.000 m putri.
Ketiga pelari Bojonegoro itu, Siti Frisda Nuryantik (13), Ira Nuryanti dan Lira Selviana. Hebatnya lagi, peraih emas nomor ini masih berusia 13 tahun. Rekannya, Ira Nuryanti berusia 19 tahun dan Lira Selviana berusia 15 tahun.
Ke depan, menurut Erlangga, atlet muda seperti Siti Frisda harus dibina lebih baik. Siti harus dilatih oleh pelatih yang berbasis sport science. Pelatih yang benar-benar menguasai teknologi.
“Sekarang tak bisa hanya mengandalkan bakat. Perancangan atlet harus di desain. Basisnya ya sport science dan hasilnya sudah terasa,” ujarnya.





