Surabaya – Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo mengajak semua anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Prov. Jatim mengoptimalkan empat peran- perempuan dalam pembangunan nasional. Apalagi, keempat peran tersebut sangat diperlukan oleh anggota DWP dalam mendukung produktifitas keluarga.
“Dalam rangka menyukseskan pembangunan nasional, anggota DWP harus mengoptimalkan peran di urusan domestik atau rumah tangganya terlebih dulu,” ungkap Pakde Karwo Surabaya, Rabu (12/12).
Pakde Karwo menjelaskan, peran perempuan yang pertama yakni sebagai guru pertama dan utama dalam rumah tangga.
Menurutnya, jika ingin mengetahui perilaku anaknya maka lihatlah ibunya dan begitupun sebaliknya. “Filosofi ini sangat luar biasa dimana sikap ibu dalam mendidik anak-anaknya akan menentukan sifat yang terbentuk pada anak,” terangnya.
Peran perempuan yang kedua, lanjut Pakde Karwo, yaitu sebagai pembangun suasana yang kondusif dan harmonis dalam keluarga. Peran ketiga yakni sebagai motivator dalam keluarga. “Yang keempat sebagai pengakselerasi keluarga sehingga semua anggota bisa produktif dan meningkat profesionalismenya,” ujar orang nomor satu di Provinsi Jatim ini.
Ditambahkan, anggota DWP yang merupakan organisasi istri-istri Aparatur Sipil Negara (ASN) juga harus memiliki kebahagiaan fisik dan emosional dan kebahagiaan intelektual. Selain itu, para istri ASN juga harus dilengkapi dengan kebahagiaan spiritual (spiritual happiness) yang berfungsi sebagai rem dan kompas dalam bersikap dan berperilaku di keseharian.
Pada kesempatan tersebut, Pakde Karwo, memberikan apresiasi kepada semua anggota DWP Prov. Jatim atas pengabdiannya selama ini. Lewat kontribusinya, Pemprov Jatim bisa maju dan berkembang dalam berbagai hal pembangunan.
“Atas nama Penasihat DWP Prov. Jatim saya merasa bangga atas dukungan ibu-ibu semua, sehingga pada peringatan HUT KORPRI ke-47 lalu ASN Jatim mendapat penghargaan paling produktif,” pungkas Pakde Karwo disambut tepuk tangan oleh semua yang hadir.
Bude Karwo Harap Renstra DWP Bisa Terwujud





